Begitu
banyak hikmah dari memperbanyak membaca Alquran. Yang paling utama adalah
Pertama, mendapatkan pahala
yang sangat banyak, di mana satu huruf diberi balasan dengan sepuluh kebajikan,
sebagaimana diriwayatkan oleh Iman At-Tirmidzi dalam sebuah hadits Rasulullah
SAW. Kita tahu bahwa seluruh Alquran, menurut sebuah literatur berjumlah
325.015 huruf, yang berarti satu kali khatam Alquran mendapatkan nilai pahala
kebajikan kelipatan sepuluh, yakni 3.250.150. Tentu untuk meraihnya, kita harus
berusaha memperbanyak membaca Alquran. Baik sebulan sekali, dua bulan sekali,
atau bahkan tiga bulan sekali. Bahkan banyak di antara ulama Alquran yang mampu
mengkhatamkan Alquran setiap seminggu sekali.
Kedua, Allah SWT akan
mengangkat derajat orang-orang selalu membaca Alquran, mempelajari isi
kandungannya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Sesungguhnya Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan Kitab Alquran dan Allah merendahkan kaum yang lainnya (yang tidak mau membaca, mempelajari dan mengamalkan Alquran).” (HR Bukhari). Secara logika dapat kita pahami, mengapa orang-orang yang membaca dan mempelajari isi kandungan Alquran dan berusaha mengamalkannya diangkat derajatnya oleh Allah SWT? Orang-orang yang membaca Alquran berarti orang-orang yang selalu dekat dengan Allah, bahkan membaca Alquran merupakan bercakap-cakap dengan Allah SWT.
“Sesungguhnya Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan Kitab Alquran dan Allah merendahkan kaum yang lainnya (yang tidak mau membaca, mempelajari dan mengamalkan Alquran).” (HR Bukhari). Secara logika dapat kita pahami, mengapa orang-orang yang membaca dan mempelajari isi kandungan Alquran dan berusaha mengamalkannya diangkat derajatnya oleh Allah SWT? Orang-orang yang membaca Alquran berarti orang-orang yang selalu dekat dengan Allah, bahkan membaca Alquran merupakan bercakap-cakap dengan Allah SWT.
Ketiga, mendapatkan ketengan
jiwa atau hati yang sangat luar biasa, di mana setiap ayat Alquran yang
dibacanya akan mendatangkan ketenangan dan ketentraman bagi para pembacanya.
Sebagaimana diterangkan dalam surah Al-Isra [17] ayat 82, Alquran diturunkan
Allah SWT untuk menjadi obat segala macam penyakit kejiwaan. Sehingga para
pembaca Alquran, bahkan orang yang mendengarkan bacaannya mendapat pula
ketenangan jiwa.
Keempat, mendapatkan syafaat
(pertolongan) pada hari Kiamat. Hal ini dijelaskan pada hadis Rasulullah SAW
yang diriwayatkan Imam Muslim. “Bacalah Alquran oleh kamu sekalian, karena
bacaan Alquran yang dibaca ketika hidup di dunia ini, akan menjadi syafaat/penolong
bagi para pembacanya di hari Kiamat nanti”. Maka perbanyaklah membaca Alquran
ketika nafas masih menyertai kita dan denyut jantung masih bergerak, karena
bacaan Alquran akan menjadi syafaat/penolong bagi para pembacanya di hari
Kiamat nanti, dikala manusia banyak yang sengsara dan menderita.
Kelima, akan terbebas dari
aduan Rasulullah SAW pada hari Kiamat nanti, di mana ada beberapa manusia yang
diadukan Rasulullah SAW pada hari Kiamat dihadapan Allah SWT. Jadi,
perbanyaklah membaca Alquran, luang waktu sisa-sisa kehidupan yang Allah
berikan untuk memperdalam ajarannya. Jangan disia-siakan, karena Alquran akan
mengantarkan kemudahan kita ketika menghadap Allah SWT (sakaratul maut).